Menjelajah Beragam Keunikan yang Ditawarkan oleh Kuwait

Menjelajah Beragam Keunikan yang Ditawarkan oleh Kuwait

Terletak antara Irak dan Arab Saudi, Kuwait adalah salah satu negara yang hampir hilang dari radar wisata global. Kamu akan menjumpai banyak orang asing di sini, tetapi hanya sedikit dari mereka yang benar-benar datang sebagai turis. Sebaliknya, para orang asing ini adalah manajer, dokter, pegawai toko, dan pekerja konstruksi Kuwait.

Sebelum eksploitasi minyak, Kuwait ¬†adalah salah satu negara termiskin di dunia, tetapi kemudian berkembang dengan pesat selama 70 tahun terakhir. Saat ini, Kuwaitis –sebutan untuk penduduk Kuwait– hidup ¬†dengan dengan pakaian paling mewah, mobil paling mahal dan perjalanan ke Eropa setidaknya sekali setahun.

Namun, kecintaan terhadap tradisi mereka sendiri dan gurun pasir juga tetap kuat. Kuwait adalah tempat pertemuan modern dan tradisional. Tempat yang benar-benar menarik, untuk kunjungan wisata yang unik dan tida pernah terpikirkan sebelumnya.

Tersedis penerbangan dari seluruh penjuru dunia menuju Kuwait, termasuk yang dilayani oleh maskapai penerbangan Etihad, yang dikenal sebagai salah satu terbaik di kelasnya. Maskapai ini memiliki banyak rute penerbang ke Kuwait via transit di Abu Dhabi, tidak terkduali dari Indonesia.

Untuk mendapatkan tiket pesawat Etihad dengan harga bersaing, aplikas Traveloka adalah pilihan terbaiknya. Di sini, kamu juga berkesempatan untuk mendapat potongan harga menarik, akses cepat bayar via TravelokaPay, beragam pilihan paket tiket pesawat dan akomodasi, serta masih banyak lainnya.

Berikut adalah enam destinasi yang paling direkomendasikan untuk setiap wisatawan yang berkunjung ke Kuwait.

  1. Kuwait Tower

Pemberhentian pertama adalah Kuwait Tower, landmark terkenal di negara kecil yang kaya minyak ini. Belum lama direnovasi, Kuwait Tower kembali dibuka denga banyak penyegaran di sana-sini, yang membuatnya cocok sebagai salah satu destinasi wisata unggulan setempat. Menara utama memiliki dek pantau yang memukau di titik tertingginya, serta beberaoa restoran berkualitas di area lantai dasar. Pada hari yang cerah, kamu bahkan bisa menyaksikan tengara seluruh kota –dan juga pemandangan dari titik kejauhan– dari dek pantaunya yang didesain futuristis.

  1. Mengunjungi Grand Mosque

Pelajari lebih lanjut tentang sejarah perjalanan Islam di Kuwait dengan mengunjungi masjid terbesar di negara ini (selesai dibandung pada 1980-an). Orang-orang Arab Kuwait dikenal sangat hangat dan ramah, tidak terkecuali mereka yang bertugas memelihara masjid ini. Tur yang dipandu berlangsung hampir setiap hari dan gratis, hubungi terlebih dahulu untuk konfirmasi keikutsertaan. Di dalam bangunan yang indah dan megah ini, kamu akan merasakan kesejukan yang luar biasa meneduhkan, meskipun di luar sana, panas matahari begitu menyengat.

  1. Pulau Failaka

Naik feri ke Failaka, salah satu gugusan pulau di Teluk Kuwait. Sebelum Perang Teluk, banyak orang tinggal di sini, tetapi pulau itu sepi selama perang, dan banyak bangunan tidak pernah dibangun kembali. Namun sekarang, Failaka merupakan sebuah monumen terbuka besar untuk menandani betapa mengerikannya perang. Kunjungi rumah-rumah, sekolah-sekolah dan kantor-kantor yang hancur dan lihat kerugian perang yang sesungguhnya pada suatu negara. Jika kamu kekurangan waktu dan masih ingin mendalami sejarah Perang Teluk Al Qurain, House of Martyrs adalah alternatif yang mengesankan untuk dijangkau, karena menyediakan kumpulan informasi yang cukup lengkap dan interaktif.

  1. Bermalam di Gurun

Tidak lengkap berkunjung ke Kuwait tanpa meraskaan pengalaman menginap di padang pasir. Selain bermalam di tenda beratapkan langit cerah, kamu juga berkesempatan untuk mencicipi langsung hasil perahan susu unta yang unik. Di sinilah ketika kamu dapat merasa benar-benar sendirian di dunia. Rasakan kehampaan dan keheningan yang luas. Ambil beberapa daging dan beberapa minuman (non-alkohol, tentu saja), panggangan dan nikmati malam di bawah bintang-bintang. Namun patut diperhatikan untuk tidak melakukan agenda ini ini tanpa panduan. Gurun adalah tempat yang berbahaya bagi mereka yang tidak memiliki pengetahuan lokal.

  1. Belanja Puas di The Avenue

Salah satu mal terbesar di Timur Tengah, yang bisa menjadi pelarian terbaik ketika suhu di Kuwait mencapai 50 derajat Celcius di musim panas. Di sinilah orang-orang pergi berjalan, berlari dan menikmati diri mereka secara umum. Cobalah salah satu dari banyak kafe dan restoran lezat di sini, seryaa mengamati lalu lalang orang dari semua lapisan masyarakat. Belanja hampir menjadi renungan terbaik di sini, tetapi tersedia toko untuk setiap anggaran di sini. Jangan berharap menemukan banyak merek lokal di sini. IKEA dan Starbucks menguasai adalah beberapa contoh merek global yang berkuasa di sini.

6.Berbelanja Secara Tradisional di Moubarakiyya

Untuk pengalaman belanja yang lebih tradisional, kamu wajib pergi ke Moubarakiyya atau pasar tradisional dalam bahasa setempat. Di sinilah penduduk lokal yang lebih konservatif berkumpul di malam hari. Di Moubarakiyya, kamu dapat menemukan beberapa barang yang cocok dijadikan souvenir, tapi bukan seperti kartu pos atau gantungan kunci yang lazim di kalangan turis. Pilihan yang mungkin adalah rempah-rempah atau cookie lokal, yang tersedia dalam berbagai jenis. Para pedagang di sini selalu senang membiarkan pembeli mencoba satu atau dua. Cobalah bersantap di Moubarakiyya setidaknya sekali selama kamu singgah di Kuwait. Makanannya lezat, otentik dan murah.

shares